8 Jenis pekerjaan (bahan kuliah Entrepreneur)

Sebelum memulai sesuatu usaha, kita harus mempelajari dan memahami karakter yang kita miliki. Dengan mengetahui karakter mana yang cocok dengan diri kita, maka sebagai individu yang sadar, akan dapat menjalani karir dengan tepat yang pada akhirnya menghasilkan sesuatu yang sempurna.

Adapun jenis pekerjaan dapat dibagi menjadi 8 jenis,

1. Accumulator merupakan type pekerja yang menanam dahulu dan menuai kemudian, bukan hanya dalam arti harfiah tetapi mungkin saja dalam bentuk usaha ataupun investasi. Personality yang dimiliki biasanya adalah cermat dan sabar. Contohnya adalah waren bufet (jual beli saham).

2. Trader tipe pekerja yang hampir sama dengan Accumulator tetapi dalam proses menuai hasil tipe trader ini melakukan dalam tempo yang lebih cepat, contohnya adalah George Soros. Kekayaan yang dimilikinya adalah 63 kali dari kapitalisasi seluruh saham diindonesia. Bisa dibayangkan, jika George soros melakukan manuver investasinya, kemungkinan besar akan dapat mengganggu perekonomian dunia. Krisis 1998 di Indonesia diyakini sebagai dampak dari investasi yang dilakukan oleh George soros.

3. Deal Maker, menghubungkan penjual dan pembeli, istilah kerennya adalah broker atau calo atawa makelar. Tipe ini biasanya mengambil fee dari jasa yang dilakukannya. Tidak memerlukan modal besar, yang penting adalah kejelian dalam melihat peluang yang ada. Jeli melihat peluang, jeli melihat siapa yang bisa dihubungkan, biasanya pintar bicara. Contohnya adalah Donald Trump. Bisnisnya adalah jual beli perusahaan, beli perusahaan bangkrut, dibeli, diperbaiki dan dijual kembali. Karya fenomenalnya adalah penggabungan Sonny dan Erickson.

4. Suppoter, orang yang mendapatkan penghasilan karena menjalankan sistem yang sudah ada dalam organisasi, profesional, karyawan. Contohnya adalah Jack Well, CEO general electric, prestasi Jack Well adalah dalam kepemimpinannya GE mencapai peringkat 1 dan 2 pada era tahun 1980 sampai 1990 an. Sehingga pada saat pensiun, Jack Well mendapatkan hadiah bonus sebuah pulau.

5. Star, Pernghasilan karena menjual kemampuannya didepan umum, seperti guru, dosen, artis, atlit. Contohnya adalah elvis presley.

6. Creator, menciptakan produk/jasa secara berkesinambungan, programer, pengarang, pelukis contohnya adalah Bill Gates, menciptakan MS Dos, Windows 95 sampai Vista, pemilik Microsoft, tetapi masih tetap bekerja dan mencipta. Tipe ini bekerja karena merasakan kebutuhan untuk terus berkarya, dengan motto “kerja merupakan kenikmatan”.

7. Mechanic, orang yang bekerja menciptakan sistem didalam organisasi, contoh pekerjaan , konsultan, pemilik perusahaan. Ree Crock pendiri Mc Donald, kolonel Sander pendiri KFC.

8. Lord/Raja/Tuan Tanah/ Juragan, mendapatkan penghasilan karena memiliki asset yang bekerja secara otomatis bagi mereka. Contohnya adalah MLM posisi puncak, investasi, Deposito, bisnis sewa property. Bentuk bisnis yang umum dimiliki oleh Lord adalah Franchise. Contoh lord adalah sultan Brunei, karena memiliki aset 168 tambang minyak dan emas yang mengisi pundi-pundi milikinya.

Semuanya kalau dapat memaksimalkan yang dimiliki, pada dasarnya akan berakhir di LORD. Untuk dapat berhasil dalam melakukan suatu pekerjaan, adalah anda harus bekerja atau berusaha pada bidang yang paling anda sukai. Bidang yang paling anda sukai adalah suatu pekerjaan yang tetap akan anda kerjakan walaupun tanpa dibayar sekalipun (karena menikmati pekerjaan tersebut). kalo gak salah nih di sadur dari websitenya si Roger (www.rogerhamilton.com)

Entrepreneur atau kewirausahaan dalam prakteknya tidak seindah teorinya, terutama tahun-tahun pertama, pengalaman dilapangan lebih berharga dariada ilmu yang diperoleh dari teks book. Kalau anda belajar dari teks book, maka akan menjadi pintar, sedangkan jika belajar dari lapangan, anda akan menjadi kaya.

Kalau gitu, kenapa kita harus belajar Entrepreneur yah, seharusnya langsung terjun kelapangan. Jadi seluruh mahasiswa yang ada didalam kelas ini dibagi menjadi beberapa kelompok, terus disuruh menjalankan usaha yang mungkin dapat dijalankan. Baik secara kelompok maupun secara perorangan. Fungsi dosen disini adalah membimbing dan menunjukan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh mahasiswa. Nah siapa yang bisa berhasil dalam 1 semester itu, langsung mendapat nilai A untuk pelajaran Entrepreneur.

Bisa gitu gak Pak Dosen………

About these ads

5 Tanggapan

  1. praktik memang penting tapi teori juga penting. Dengan belajar teori kita bisa lebih teratur dalam praktik.

  2. tapikan kalau kebanyakan teori gak jalan-jalan deh jiwa entrepreneurnya :)

  3. artikel yang menarik…

  4. TErima kasih Mbak Yuni,

    tetapi ini hanya ulasan dari mata kuliah Entrepreneur kok.
    nama dosennya Sonny Vinn, penulis buku “SLAM DUNK for SUCCESS”,
    http://www.facebook.com/people/Sonny_Vinn/1058888407
    http://profiles.friendster.com/sonnyvinn

  5. saya tahu ide2 enterprenership ini dari pak purdi e chandra, pengarang ‘cara gila jadi pengusaha’.. kok sekarang banyak yang meniru ya??

    Hendro,
    yang ditulis disini adalah materi kuliah yang disarikan, mungkin juga salah satu sumber yang diberikan oleh sang Dosen menggunakan buku pak purdi, tetapi saya sangat yakin kalau pak purdi juga menggunakan literatur-literatur dari buku lain ( coba lihat di daftar pustakanya).
    materi ini sengaja saya masukan disini, agar mempermudah dan menambah literatur dalam bahasa indonesia, sehingga dapat dijadikan ladang ilmu bagi yang memerlukan. berbagi tidak akan pernah rugi.

    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: